Tags

, ,

HBGC_20170402195341_mh1491137944228

Day By Day (Chapter 3)

Title : Day By Day | Author : Agasshiel | Genre : Sad, Family, Marriage-life, Drama | Rating : PG-17 | Main Cast : Bae Suzy, Park Chanyeol, Jung Soojung | Other Cast : Find by yourself!

∞∞∞

“Dunia ini membuatku gila. Menahan semuanya, apa aku bisa menanggungnya? Tanpa seorangpun disampingku.”

~Story Begin~

Makan malam terasa meneggangkan bagi Soojung, ia masih mengingat bagaimana tadi ibunya menampar Suzy. Ia diam-diam melirik ibu dan ayahnya yang sedang menikmati makan malamnya.

Cham, Suzy dimana? Kenapa tidak ikut makan malam?” tanya Ayahnya sadar akan ketidakhadiran Suzy

Soojung kebingungan untuk menjawab, ia kemudian melirik ibunya yang hanya menunjukkan wajah santai

“ehm itu…Suzy sudah tidur appa. Dia kelelahan tadi” bohong Soojung gugup

“Begitu” angguk ayahnya tanpa panjang lebar

Sementara dikamar Suzy masih duduk dilantai samping ranjang sejak tadi sambil memeluk kakinya. Pipinya masih terlihat merah padam, akibat dari bekas tamparan yang cukup keras tadi. Mata memerah dan mengeluarkan air mata.

eomma…” panggilnya pelan dengan suara parau

Ceklek~ seseorang membuka pintu, Suzy dengan cepat naik keatas ranjang dan berbaring menutup seluruh tubuhnya

Soojung yang baru saja masuk kekamar melihat Suzy sudah tidur dengan menutup seluruh tubuhnya. Ia kemudian naik keranjang dan tidur dengan membelakangi Suzy.

***

Libur semester masih berlangsung sebelum penerimaan murid baru SMP dan tahun ajaran baru dimulai. Musim dingin sudah berakhir di akhir bulan Februari, dan diawal Maret ini musim semi menyambut. Cuaca dan suhu udara di musim semi sangat bersahabat, musim yang tepat untuk untuk menikmati indahnya kota-kota di Korea karena bunga sedang bermekaran indah. Cherry Blossom yang mekar hanya seminggu di musim semi tidak ingin dilewatkan keindahannya oleh semua orang, termasuk Suzy. Namun sayang sekali, selama libur Suzy menghabiskan waktunya dirumah, sementara Soojung melakukan beberapa kegiatan seperti les balet, les piano, belajar golf, les bahasa asing, dan berjalan-jalan dengan teman-temannya.

Eomma, aku sudah siap” sahut Soojung turun dari lantai 2

“Baiklah, ayo berangkat” balas ibunya beranjak dari sofa

Ibunya hari ini mengantar Soojung ketempat les ballet.

Suzy yang tinggal dirumah, harus menahan rasa bosan dengan berbagai kegiatan yang dia suka. Mulai dari bermain gitar dan membaca komik. Sore menjelang, Suzy memutuskan pergi ketaman yang berdekatan dari rumah untuk menikmati cuaca musim semi, disana tidak ada bunga Sakura. Ia ingin sekali melihat bunga-bunga Sakura namun sejauh inilah yang bisa ia datangi.

Tidak ingin berlama-lama diluar, Suzy memutuskan kembali pulang kerumah sebelum Soojung dan bibinya pulang. Saat ia sudah tiba didepan gerbang dan membuka gerbang, tiba-tiba sebuah mobil mewah berhenti tepat didepan gerbang rumah itu. Ia menghentikan aktifitasnya dan menoleh penasaran kearah mobil asing tersebut

Annyeong” sapa seorang pria remaja turun dari kursi belakang

Annyeong” balas Suzy kikuk kearah pria remaja itu yang ternyata Chanyeol

Selang beberapa detik, mobil bibinya datang dan berhenti disamping mobil yang ditumpangi Chanyeol

“Chanyeol oppa” Sahut Soojung ceria turun dari mobil dan ibunya ikut turun

Annyeong haseyo bibi” sapa Chanyeol membungkuk sopan kepada ibu Soojung “Annyeong Soojungie” Lalu Chanyeol beralih pada Soojung

“Tumben sekali oppa berkunjung” ujar Soojung saat mereka sudah berhadapan

“Soojung-ah ajaklah dulu Chanyeol ke rumah dan mengobrol di dalam saja” Ujar ibunya

Ne, eomma. Oppa ayo masuklah dulu” Soojung menggandeng tangan Chanyeol membawanya masuk kedalam rumah melewati Suzy yang berdiri diam disana sejak tadi. Suzy lalu mengikuti mereka masuk

“Sudah lama sekali, uri Chanyeol tidak berkunjung kemari. Ada sesuatu?” tanya ibu Soojung saat mereka berempat sudah berada diruang tamu

Ne, bibi. Aku ingin mengajak Soojung untuk melihat bunga sakura di Festival Jinhae Blossoms Tunnel besok” Ujar Chanyeol tersenyum

“Benarkah? Aku ingin kesana! Eomma, ijinkan aku pergi ya?” seru Soojung

“Tentu saja eomma ijinkan” Jawab ibunya tersenyum

“Suzy-ah ikutlah bersama kami, pasti akan menyenangkan pergi bersama” Sahut Chanyeol beralih kearah Suzy yang sejak tadi diam. Senyum Soojung pudar saat itu juga digantikan wajah kecewa

“Ya?” tanya Suzy sedikit terkejut dengan pertanyaan Chanyeol

“Ikutlah besok bersama kami” ulang Chanyeol

“Benarkah aku bisa ikut?” tanya Suzy tidak percaya

“Tentu saja, kenapa tidak. Bukankah begitu Soojungie?” Chanyeol beralih kearah Soojung

“Ehm, ya. Eonni, ikutlah besok” ujar Soojung berusaha ramah

Keesokan harinya Soojung dan Suzy bersiap-siap untuk pergi bersama Chanyeol. Chanyeol sudah berjanji akan menjemput mereka bersama supir pribadi Chanyeol. Soojung mencari pakaian yang akan ia gunakan untuk pergi di lemari, dan ia mengambil dress selutut berwarna pink soft pemberian Chanyeol tahun lalu saat ia masih umur 11 tahun.

Sementara itu Suzy memakai dress selutut berwarna biru bercorak bunga-bunga.

“Apa kau sedang berusaha merebut Chanyeol oppa juga dariku?” Sahut Soojung sinis melihat Suzy memakai pita dan menyisir rambut panjangnya didepan cermin

“Aku tidak merebutnya darimu” balas Suzy menghadap Soojung

“Lalu kenapa kau ikut pergi dengan kami?” tanya Soojung lebih tajam

“Aku hanya ingin melihat bunga Sakura” jawabnya

“Pembohong!” Teriak Soojung keras dan menarik pita diponi Suzy kemudian mendorong bahunya

Suzy menghembuskan nafas keatas poninya berusaha sabar dengan perlakuan kasar Soojung selama ini. Suzy merebut pita itu kembali dari tangan Soojung memasangnya kembali kerambutnya dan membelakangi Soojung menghadap kembali kearah cermin mencoba untuk tidak menghiraukan Soojung.

“Ya! Beraninya kau!” Soojung menarik kuat rambut Suzy dari arah belakang

“Lepaskan! Aku tidak ingin bertengkar denganmu!” Seru Suzy berusaha melepaskan genggaman Soojung dari rambutnya

“Jangan harap kau akan bisa mendekati Chanyeol oppa!” teriaknya sambil masih terus menarik rambut Suzy hingga ia meringis kesakitan

Masih diposisi menarik rambut Suzy, Soojung tiba-tiba terpleset dan jatuh kelantai karena menginjak baju licin yang berantakan dilantai. Srek~ Soojung melihat kearah bagian rok dress yang dipakainya sudah koyak hingga bagian paha. Ia melebarkan matanya dan wajahnya mengeras menatap Suzy dingin.

“Kau tidak apa-apa?” tanya Suzy kuatir melihat Soojung hanya diam dan menatap dress itu

Soojung bangkit dan mendorong Suzy hingga ia jatuh kelantai dan meringis kesakitan

“Ada apa lagi ini?” tanya Ibu Soojung membuka pintu kamar mereka

eomma” Soojung berlari menuju ibunya dan memeluk pinggangnya

“Suzy eonni merusak gaun yang diberi Chanyeol oppa, dia mendorongku karena aku ingin meminjam pita yang ada dirambutnya hiks~” adunya sambil menangis senggugukan

Ibunya menatap Suzy marah dan kemudian melihat keadaan Soojung yang memang sedikit berantakan dengan bekas koyak dibagian dressnya.

“Keterlaluan!”

“Bibi, aku tidak melakukan itu. Soojung berbohong” Suzy berusaha mengatakan yang sebenarnya namun tidak diindahkan oleh Ibu Soojung

Ibu Soojung malah menampar Suzy dipipi kanan dan dikirinya dengan keras, lalu ia mencari sesuatu dilaci meja belajar Soojung dan mengambil gunting. Ny. Choi ibu Soojung menarik rambut Suzy kuat hingga Suzy meringis. Ia kemudian menggunting rambut panjang Suzy dengan kasar dan kejam. Suzy menangis sejadinya memohon ampun

“Bibi, ampun. Aku salah. Aku tidak akan menggangu Soojung lagi” raung Suzy memohon terus menerus sambil menangis kuat namun ny. Choi tidak menghiraukan dan terus menggunting rambut Suzy hingga menyisakan rambut pendek seleher dengan potongan yang berantakan

“Aku sudah pernah memperingatkanmu untuk tidak membuat masalah dirumah ini” Ibu Soojung melepaskan tangannya dari rambut Suzy

Suara bell rumah kemudian terdengar.

“Soojung-ah cepat ganti pakaianmu, Chanyeol sepertinya sudah datang” Ujar ibunya kearah Soojung

Ne eomma” Jawab Soojung pelan dan sedikit merasa bersalah melihat keadaan Suzy

Chanyeol menunggu diruang tamu dan setelah beberapa menit Soojung turun dengan pakaian yang sudah diganti.

“Kalau begitu kalian berangkatlah sebelum kesiangan” ujar Ibunya lembut pada Chanyeol dan Soojung

“Suzy mana?” tanya Chanyeol karena Soojung turun dari lantai atas seorang diri

“Suzy sepertinya tidak bisa ikut Chanyeol-ah, katanya dia akan pergi dengan temannya” Ibu Soojung yang menjawab

“Ah~ begitu. Kalau begitu kami berangkat dulu bibi” Ujar Chanyeol kemudian membungkuk sopan

“Ya. Hati-hati dijalan” balas ny. Choi

Chanyeol dan Soojung keluar dari rumah menuju mobil yang terparkir didepan pagar, disana sudah ada supir pribadi Chanyeol yang akan mengantar mereka kemanapun.

Sementara dikamar Suzy masih duduk dilantai dengan memeluk lututnya dan menangis senggugukan, keadaanya benar-benar berantakan ditambah matanya mulai sembab. Potongan rambut yang masih berantakan dilantai. Suzy bangkit dengan lemah dan duduk dimeja belajarnya, menulis sebuah surat dan memasukkannya kedalam amplop. Setelah itu amplop tersebut ia masukkan kedalam sebuah kotak besar yang menjadi tempat barang-barang kesayangannya.

Musim semi yang seharusnya menjadi musim paling indah harus berubah menjadi musim yang paling menyedihkan bagi Suzy. Diusia 12 tahun ia harus mengalami hal seburuk itu.

***

Gomawo oppa telah mengajakku melihat bunga-bunga hari ini” ujar Soojung saat mereka masih didalam mobil yang sudah terparkir didepan rumah Soojung

Cheonma. Sekarang masuklah” balas Chanyeol

“Kalau begitu aku masuk dulu” Soojung bersiap untuk membuka pintu

“Tunggu dulu!” Chanyeol menghentikan Soojung

“Ini untukmu” ujarnya mengeluarkan kotak kado persegi berukuran sedang

“Ini untuk apa?” tanya Soojung bingung

“Tentu saja hadiah! Hadiah untuk memasuki SMPmu” ujarnya dan Soojung tersenyum senang

“Dan ini berikan untuk Suzy” Chanyeol mengeluarkan kado satu lagi berukuran sama

Senyum Soojung memudar saat itu juga “Untuk Suzy?” tanyanya datar

“ehm, dia adalah kakakmu, jadi dia juga temanku” ujar Chanyeol

“Baiklah. Kalau begitu, aku masuk dulu oppa” ujar Soojung tidak seceria tadi

“Ehm, selamat malam” ujar Chanyeol

***

Seminggu kemudian Semester baru ditingkat SMP telah dimulai. Suzy dan Soojung melanjutkan disalah satu SMP di Seoul. Hari ini adalah hari pertama mereka sekolah. Suzy dan Soojung bersiap-siap untuk berangkat sekolah. Mereka tidak tidur dikamar yang sama lagi, Ibu Soojung menyuruh Suzy untuk pindah kekamar sebelah. Suzy dan Soojung turun dari lantai 2, sudah siap dengan seragam baru dan segala perlengkapan sekolah. Mereka lalu duduk di meja makan ditempat mereka biasanya, disana sudah ada Tn. Bae ayah Soojung dan Ny. Choi ibu Soojung.

“Soojung-ah, Suzy-ah hari ini hari pertama kalian SMP, bukan?” tanya Tn. Bae

Ne appa” Jawab Soojung

Ne Paman” jawab Suzy

“besok appa akan ada perjalanan dinas ke Jepang selama 2 minggu, dan appa harap kalian sudah bisa sedikit mandiri mulai sekarang. Jangan menyusahkan Ibu dan jangan bertengkar” Tn. Bae berkata serius dan mengingatkan mereka berdua

Ne” jawab mereka bersamaan dengan pelan

“Kalau begitu, aku harus berangkat duluan. Ada rapat mendadak pagi ini” ujar Tn. Bae pada istrinya kemudian beranjak dari kursinya setelah mengelus kepala Soojung dan Suzy bergantian

“Suzy, bersihkan meja sebelum kau berangkat ke sekolah” ujar Ny. Choi kepada Suzy dan meninggalkan meja makan

“Baik, bibi” Jawab Suzy pelan

Suzy segera membersihkan meja makan dengan cepat dan menyusul Soojung yang lebih dulu keluar dari rumah menuju pagar tempat mobil parkir. Soojung masuk kedalam mobil dan menyuruh supir untuk segera berangkat kesekolah

“Suzy agasshi tidak ikut berangkat bersama, Agasshi?” tanya Tn. Lee supir pribadi mereka

“Tidak. Ayo cepat berangkat, nanti saya terlambat!” Ujar Soojung dingin

“Baik, agasshi” jawab Tn. Lee ragu-ragu

Tepat saat mobil itu melaju meninggalkan pagar, barulah Suzy keluar dari rumah dengan tergesa-gesa.

“Soojung-ah tunggu!” teriak Suzy berusaha mengejar mobil itu, namun kecepatan mobil itu terlalu sulit bagi Suzy mengejarnya

Soojung melirik sedikit kearah kaca jendela mobil dan melihat Suzy sedang berlari mengejar mobil mereka namun dengan santai ia mengambil buku dari dalam tasnya dan membaca buku itu tanpa menghiraukan Suzy.

Suzy memutuskan pergi ke halte bus dan naik bus umum pergi ke sekolah. Ia sudah cukup pintar untuk mengetahui jalur menuju kebeberapa tempat dan menuju sekolahnya.

Soojung yang tiba di sekolah lebih dulu sudah berada dikelas dan mengobrol dengan teman-teman barunya.

“Jadi ayahmu adalah pemilik BaeGin Entertainment?” tanya salah satu diantara mereka pada Soojung

“Begitulah” balas Soojung menaikkan bahunya

“Wah, daebak! Kata Ibuku jika aku bisa masuk agensi itu aku bisa jadi artis terkenal!” seru siswa lainnya

“Benarkah? Jadi kau bisa saja jadi artis kalau begitu!” Ujar siswi yang sedang duduk disamping Soojung

“hm. Itu bukan hal yang sulit bagiku, tapi aku tidak ingin jadi artis” balas Soojung

“Kenapa tidak? Itu menyenangkan” protes temannya

Geunyang” jawab Soojung acuh

Ceklek~ Soojung dan teman-temannya menoleh kearah pintu kelas dan mendapati seorang gadis berambut pendek seusia mereka memasuki kelas. Soojung sudah tahu kalau gadis itu pasti akan terlambat sampai di sekolah dan ternyata mereka berada di kelas yang sama.

Soojung berdiri dari bangkunya dan kemudian bersedekap menatap Suzy yang masih berdiri mematung didepan pintu kelas.

“Teman-teman perkenalkan, namanya Bae Suzy. Dia pembantu dirumahku” Soojung berkata dengan dingin dan sedikit menekankan diakhir kalimatnya

Seisi kelas tampak berbisik-bisik dan menatap Suzy dengan aneh.

“Kalian tahu, aku merasa sangat tidak nyaman harus sekelas dengannya. Dia benar-benar penggangu. Dia selalu ingin merebut apapun yang kumiliki. Dia hanya gadis kampung yang menumpang dirumahku” Soojung tersenyum sinis menyelesaikan kalimatnya

Suzy hanya diam menunduk mendengarkan cacian Soojung, ia berjalan pelan menuju bangku yang kosong barisan paling depan paling pinggir

“Menjijikan! Aku juga tidak nyaman jika harus sekelas dengannya!” ujar murid yang berada didekat Soojung

Seorang guru memasuki kelas dan mereka duduk dikursi masing-masing.

“Selamat pagi. Mulai hari ini saya akan menjadi wali kelas kalian, nama Ibu Lee Hee Jung. Kalian bisa memanggil Ibu Lee Seongsangnim” ujar Guru Lee yang sedang berdiri didepan kelas

Ne seongsangnim” Jawab mereka serempak

Hari pertama Suzy di sekolah benar-benar buruk. Ia tahu ini akan terjadi. Seperti memang sudah ditakdirkan, tidak ada yang berjalan lancar sesuai harapannya.

“Teman-teman bagaimana kalau hari ini kita makan pizza? Aku yang traktir!” seru Soojung dari bangkunya

“Call!”

“Setuju!” seru teman-teman sekelasnya

Soojung dan sebagian teman sekelasnya keluar dari kelas dengan riang, Soojung menoleh sebentar kearah Suzy dan tersenyum sinis. Suzy melihat kepergian mereka dengan sendu dan kemudian memasukkan buku-bukunya kedalam tas

Soojung dan teman-temannya keluar dari gedung sekolah dengan riang, namun langkah mereka semua terhenti saat melihat mobil mewah tengah terparkir diaula depan gedung sekolah itu. Lalu seorang pria remaja yang masih mengenakan seragam sekolah keluar dari pintu bangku belakang. Ia melambai kearah Soojung

“Wah! Keren sekali, siapa dia?” tanya siswi yang berada disamping Soojung

Dan teman-teman Soojung lainnya tampak berbisik-bisik penasaran dan tersenyum menggelikan saat melihat pria remaja itu tersenyum kearah Soojung

“Chanyeol oppa” Soojung menghampiri Chanyeol

“Bagaimana hari pertamamu masuk SMP?” tanya Chanyeol

“Begitulah, aku punya banyak teman” seru Soojung ceria

Jinjja? Bagus kalau begitu” ujar Chanyeol mengelus kepala Soojung

“Ada apa oppa datang ke sekolahku?”

“Hanya ingin melihat hari pertamamu disekolah ini, dan tadinya aku ingin mengajakmu kesuatu tempat tapi sepertinya kau dan temanmu akan pergi” ujar Chanyeol

“Hm. Aku sudah janji pada temanku untuk pergi makan pizza hari ini. Mian oppa” balas Soojung tidak enak hati

“Tidak apa-apa, mungkin lain kali saja kita pergi” balas Chanyeol

“Baiklah”

“Kalau begitu, baliklah pada temanmu. Mereka sedang menunggumu” ujar Chanyeol

Ne oppa, annyeong” Soojung kembali pada temannya

Chanyeol memang sekolah disekolah yang berbeda dari Soojung dan Suzy.

Suzy akan pulang naik bus lagi, dan ia berjalan pelan menuju halte bus. Musim semi membuat cuaca tidak terlalu panas dan dingin saat ini. Dia sampai di halte bus dan duduk disana. Hari ini sudah terasa berat baginya, bagaimana dengan besok dan besoknya lagi? Ia menunduk menatap sepatunya tanpa minat. Tiba-tiba seseorang berdiri tepat dihadapannya, ia mendongak menatap orang tersebut dan saat melihat orang itu ia sedikit terkejut

“Kanapa disini sendirian dan tidak ikut bersama Soojung?” tanya orang tersebut

“Tadi aku sedang lewat dan melihatmu sendirian disini” Ujar Chanyeol seakan mengerti dengan raut kebingungan Suzy yang hanya diam saja tanpa menjawab pertanyaannya

“Kau memotong rambutmu?” tanya Chanyeol memperhatikan gaya rambut Suzy yang berubah menjadi sangat pendek dari terakhir kali ia lihat

n-ne” Suzy memegang rambut pendeknya

“Kau sangat imut dengan rambut panjangmu dulu, tapi ini juga tidak terlalu buruk. Kau tetap imut” ujar Chanyeol tersenyum

Gomawo” balas Suzy tersenyum kikuk

“Aku ingin kesuatu tempat, kau mau ikut?” tawar Chanyeol

“Tapi Soojung…”

“Tadi aku ingin mengajak Soojung, tapi dia sedang pergi dengan temannya dan aku tidak tau harus mengajak siapa”

“Kemana?” tanya Suzy akhirnya

“Kau mau ikut?” Chanyeol balik bertanya

“Ayolah” tanpa menunggu jawaban Suzy, Chanyeol sudah menarik tangan Suzy pelan menuju mobilnya

Chanyeol dan Suzy sekarang berada disebuah tempat dengan berbagai pohon rindang dengan bunga bermekaran. Hamparan rumput hijau yang membuat semua orang tidak berhenti terkagum-kagum.

“Yeppeuda” ujar Suzy dengan mulut yang sedikit terbuka

“Benar. Aku sering kesini jika sedang penat” ujar Chanyeol

“eoh, ada sepeda!” seru Suzy

“Kau ingin naik sepeda?” tanya Chanyeol

“Ah tidak!” elak Suzy pelan

“Kenapa? Disini adalah tempat yang paling tepat untuk melihat pemandangan sambil bersepeda. Ayo bersepeda bersama” ajak Chanyeol antusias

“Ta-tapi aku tidak bisa naik sepeda” jujur Suzy memelas

“Kau tidak bisa naik sepeda?” tanya Chanyeol terkejut dan Suzy menganguk menunduk

“Baiklah ayo aku ajari” Chanyeol menarik tangan Suzy pelan dan Suzy tidak bisa menolak lagi

“Huaa pelan-pelan, aaa aku takut, didepan ada batu!” Suzy terus berteriak ketakutan saat Chanyeol mendorong pelan dari belakang sepeda yang sedang dinaiki Suzy

“Tidak apa-apa aku memegangnya dari belakang, tidak usah takut” ujar Chanyeol meyakinkan dan saat Suzy sudah mulai bisa menjalankan sepeda itu sedikit demi sedikit Chanyeol melepaskan pegangannya dari sepeda yang dinaiki Suzy

“Huaa jangan dilepas, aku takut!” Suzy ketakutan saat sepedanya menjauhi Chanyeol dibelakang

“Tidak apa. Tenanglah dan tetap fokus” teriak Chanyeol masih berusaha menenangkan

“Tapi sepedanya goyoang-goyang” racau Suzy ketakutan

Dan karena Suzy terlalu gemetaran dan takut sepeda itu kehilangan kendali dan akhirnya Suzy jatuh dan melukai lututnya. Chanyeol yang melihat itu langsung berlari menghampirinya

Gwaenchana? Apa itu sangat sakit?” tanya Chanyeol kwatir melihat lutut Suzy mengeluarkan darah segar

Ani. Aku baik-baik saja, ini hanya luka ringan” jawab Suzy hanya menatap lukanya santai

“Benarkah? Tapi itu berdarah!” seru Chanyeol menunjuk lututnya

“Tapi sungguh, ini tidak sakit” jawab Suzy

Chanyeol menatap Suzy dengan pandangan heran, ia menarik dasi sekolah dari lehernya lalu mengikatkannya di lutut Suzy agar darahnya berhenti mengalir

Suzy hanya diam memperhatikan Chanyeol yang sedang meilitkan dasi itu di lututnya. Ada seseorang yang mengkhawatirkannya membuatnya sedikit senang

“Ayo kubantu berdiri” Chanyeol berusaha membantu Suzy untuk berdiri

“Belajar sepedanya tidak usah dilanjutkan, biar aku saja yang membawanya dan kau duduklah dibelakang” ujar Chanyeol menaiki sepeda itu dan Suzy duduk dibelakangnya

Chanyeol mengemudikan sepedanya mengelilingi tempat indah itu, angin sejuk mengenai wajah mereka dan menerbangkan anak-anak rambut disekitar wajah mereka saat mereka bersepeda bersama. Suzy merasakan indahnya musim semi.

“Soojung juga dulu sangat ketakutan saat dia masih belajar naik sepeda. Saat itu dia masih umur 9 tahun. Dia juga pernah jatuh dan melukai lututnya, namun dia berbeda denganmu. Dia menangis sejadi-jadinya saat melihat darah dilututnya. Ia benar-benar polos dan menggemaskan” ujar Chanyeol dan sesekali tersenyum membayangkan masa-masa kecilnya bersama Soojung

Mereka memutuskan berjalan kaki sambil mendorong sepeda dan menikmati pemandagan setelah selesai bersepeda. Suzy hanya diam mendengarkan perkataan Chanyeol, Chanyeol pasti sangat menyayangi Soojung pikirnya.

“Sudah mulai sore, sebaiknya kita pulang saja” Chanyeol melihat jam sekilas

Suzy mengangguk “Sepertinya begitu” balasnya

Setelah mengantar Suzy pulang, Chanyeol segera pulang kerumahnya.

“Bagus, kau bahkan sekarang sudah berani pulang sore. Soojung sejak tadi siang sudah pulang dan kau baru pulang sekarang?” Ny. Choi mengintrogasi Suzy yang baru saja memasuki pintu rumah

Suzy hanya diam menunduk takut “Maaf Bibi, aku tidak akan mengulanginya lagi” ujar Suzy takut

***

Hari-hari Suzy di sekolah tidak banyak berubah, ia masih menjadi bulan-bulanan. Ia sudah terbiasa bangun sangat pagi untuk membantu pelayan mempersiapkan sarapan dan berangkat ke sekolah sangat pagi agar tidak terlambat sampai di sekolah, ia bahkan sering tidak sarapan dirumah. Soojung dan teman-temannya tidak ada henti-hentinya untuk mengerjainya baik dirumah ataupun di sekolah. Mulai dari menyembunyikan buku tugas Suzy, menumpahkan minuman di meja Suzy, menganggunya saat makan siang, hingga memasukkan kecoa kedalam loker Suzy. Ia benar-benar sudah terbiasa dengan itu.

Hingga musim panas tiba, seluruh siswa-siswi liburan untuk musim panas. Liburan yang paling menyenangkan bagi seluruh siswa, namun tidak bagi Suzy. Lagi dan lagi harus masalah itu tidak ada henti-hentinya mengusiknya. Apakah kali ini ia masih sanggup untuk menghadapinya? Kenyataan pahit harus ia terima lagi, tentang masa lalu keluarga.

***

~To be continued!~

 

Note: Hai! Agasshiel is coming membawa Chapter 3 dan kali ini tepat waktu sesuai jadwal. Cerita ini masih permulaan loh dan belum masuk ke konflik yang sebenarnya. Jadi jangan bosan dulu ya sama ff nya dan tunggu kelanjutannya ya.

Bagi kalian yang udah ikuti ceritanya mulai dari teaser dan udah kasih feedback L+C aku ucapin Khamsahamnida! Itu sangat membantu aku ngelanjutin ff ini. Dan bagi siders aku ucapin makasih juga ya, tapi ayo dong kasih komentar juga biar aku juga tau tanggapan kalian ttg FF ini.

Kalian juga bisa kunjungi blog aku di Buckwheat’s Story – Suzy’s fanfiction!

Aku juga post di wattpad : @Agasshiel

you also must visit nice view taken by me on Ig : @Agasshiel so many nice pict on there 🙂

Untuk adik-adik yang juga lagi UN 2017 semangat! Good luck ya!

Okedeh sekian cuap-cuap dariku. Selamat menikmati imajinasiku. Hehe 😀

Advertisements